Didampingi Penilik Korwilcam Dindik, Dewan Tutor PKBM Permata Abadi Sisir Anak Tidak Sekolah di Karanglewas
14 Jun 2026
BANYUMAS – Komitmen nyata dalam menekan angka putus sekolah terus ditunjukkan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Permata Abadi Banyumas. Melalui aksi "jemput bola", jajaran dewan tutor PKBM Permata Abadi turun langsung ke tengah masyarakat dalam rangka menyukseskan program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), khususnya di wilayah Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas.
Istimewanya, aksi turun lapangan ini dilakukan dengan didampingi langsung oleh Penilik Pendidikan Kesetaraan dari Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Sinergi ini menegaskan keseriusan lembaga dan pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya.
Pendekatan Humanis Melalui Dialog Kekeluargaan
Dalam aksi yang dilakukan dengan menyusuri pemukiman warga di Karanglewas ini, tim gabungan melakukan pendekatan yang persuasif dan humanis. Mereka mendatangi rumah-rumah warga secara langsung untuk berdialog dengan orang tua dan anak-anak yang menjadi sasaran program.
Bukan sekadar mendata, kunjungan ini difungsikan sebagai ruang diskusi untuk mendengar kendala utama yang dihadapi keluarga, mulai dari faktor ekonomi hingga kurangnya motivasi belajar.
Salah satu perwakilan dewan tutor PKBM Permata Abadi mengungkapkan betapa pentingnya dukungan dari pihak dinas dalam kegiatan ini.
"Kehadiran Penilik dari Korwilcam Dindik Banyumas memberikan penguatan yang luar biasa. Bersama-sama, kami meyakinkan orang tua dan anak-anak di Karanglewas bahwa pendidikan itu hak semua orang, dan pemerintah melalui PKBM siap menjadi jalan keluar yang fleksibel bagi mereka."
Menghapus Stigma dan Membuka Akses Pendidikan
Dalam sosialisasi tersebut, pihak Korwilcam Dindik bersama para tutor memberikan pemahaman mengenai legalitas dan pentingnya pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C). Dijelaskan pula bahwa sistem belajar di PKBM dikembangkan secara adaptif, sehingga anak-anak yang memiliki keterbatasan waktu tetap bisa ikut belajar tanpa harus merasa minder.
Masyarakat Kecamatan Karanglewas menyambut hangat kunjungan ini. Pendampingan resmi dari pihak Korwilcam Dindik membuat para orang tua merasa lebih percaya dan optimis untuk menyekolahkan kembali anak-anak mereka yang sempat putus sekolah.
Sinergi untuk Banyumas Bebas ATS
Program penanganan ATS ini merupakan bagian dari upaya terintegrasi untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menuntaskan isu anak putus sekolah.
Melalui kolaborasi erat antara Penilik Korwilcam Dindik dan dewan tutor PKBM Permata Abadi di tingkat kecamatan seperti Karanglewas, diharapkan angka anak tidak sekolah dapat ditekan secara signifikan. Dengan memberikan kesempatan kedua ini, anak-anak di Banyumas diharapkan dapat kembali merajut cita-cita demi masa depan yang lebih baik.